Kenapa Kamu Tidak Menyukai Pertandingan Olahraga?


Menarik atau tidaknya suatu hal atau objek tergantung dari bagaimana kita memaknai hal atau objek tersebut. Pernahkah kamu melihat dua ekor kucing berkelahi di jalan? Jika kamu memaknai kucing sebagai binatang yang patut disayang, pasti kamu akan berusaha memisahkan keduanya. Atau jika kucing peliharaanmu yang terlibat, pasti kamu berusaha secepat mungkin mengusir lawan dari kucingmu. Begitu juga dalam hal kompetisi, jika kamu memberikan makna bagi salah pihak yang sedang berkompetisi, kamu akan merasakan bagaimana rasa deg-degannya.

Anggap saja saat ini kamu tidak menyukai menonton sepak bola, tapi coba bayangkan jika adik, abang, atau bahkan anak kamu termasuk dalam salah satu tim yang bertanding. Ketika dia bermain, kamu pasti akan merasa deg-degan. Kenapa? Karena kamu sudah memberikan makna kepada salah satu tim, bahwa salah satunya merupakan tim tempat adik, abang atau anak kamu bermain. Dan tim itu patut kamu dukung.

Begitu juga dalam hal kompetisi sepak bola besar di Eropa. Jika kamu tak memberi makna pada salah satu tim, pertandingan tersebut hanyalah terlihat seperti 22 orang yang tak ada kerjaan sedang merebut bola. Tapi jika kamu memaknai sebuah pertandingan sebagai pertandingan dimana klub yang kamu sukai atau kamu benci bermain, kamu akan merasakan di mana serunya pertandingan. Jika tim yang kamu dukung bermain, adrenalin kamu akan terpacu ketika saat-saat sebelum gol. Kamu pun akan marah dan kecewa ketika lawan berhasil mencetak gol atau melakukan pelanggaran. Hal yang sama juga perlaku jika kamu memaknai salah satu tim sebagai tim yang kamu benci. Intinya kamu harus memilih klub mana yang akan kamu dukung untuk tahu serunya pertandingan. Hal ini tidak hanya berlaku dicabang sepak bola saja, melainkan di cabang-cabang olahraga lain.

sumber gambar : www.rmol.co

No comments:

Post a comment