Chloe Cewek Detektif : Misteri Pondok Liburan Oleh Norah McClintock

Judul : Misteri Pondok Liburan

Judul Asli : Break and Enter

Pengarang : Norah McClintock

Penerjemah : Utti Setiawati

Penyunting : Pangetuningsih

Penerbit: Kaifa

Banyak Halaman : 292

Terbit : Januari 2006

Genre : Misteri


Meskipun memiliki hubungan yang kurang harmonis dengan beberapa orang, Chloe sangat heran bahwa ada orang yang sampai hati berusaha membuatnya terlihat bersalah atas segala perbuatan yang tak ia lakukan. Ia memang tak begitu menyukai Pak Green guru sejarahnya, tapi hal itu tak serta merta membuatnya menjadi gadis licik yang ingin balas dendam dengan sang guru. Chloe mungkin akan sedikit sarkastik jika ada yang mengganggunya, tapi hal-hal gila yang dituduhkan kepadanya terasa begitu kontras dengan predikatnya sebagai Juara umum East Hastings Regional.

Kejadian sial pertama yang Chloe alami ialah ditemukannya Kertas sontekan pada ujian pelajaran sejarah di bawah mejanya. Kertas itu ditulis dengan tinta ungu yang merupakan ciri khas warna pulpennya dan ditulis dengan tulisan tangan yang identik dengan tulisan tangannya. Ternyata kejadian yang memojokkan dan tak dilakukannya itu tak berhenti di situ. Ada tiga kejadian sial lain yang menimpa dirinya dan yang paling mengenaskan adalah kejadian tersebut selalu terkait dengan Pak Green guru sejarahnya. Seorang guru yang minim pengalaman dan kurang bersikap adil terhadap muridnya, terutama terhadap Chloe setelah kasus sontekan saat ujian.

Chloe semestinya bisa menebak orang yang menjebaknya seandainya pihak yang kontra dengannya hanya satu. Ia bingung setidaknya karena ia memiliki masalah dengan empat orang. Hubungannya dengan Sarah moran tak berjalan baik setelah Chloe menggusur posisinya sebagai juara umum. Davis Kaye selalu saja membuatnya muak dengan segala kesombongannya yang diulang-ulang. Ia pun terlibat masalah dengan Daria Datillo karena melaporkan aktifitas plagiarisme-nya pada pihak sekolah. Dan yang terakhir, hubungannya dengan Rick Antonio tak berjalan mulus akibat terlibat pertengkaran setelah menyaksikan konser bersama.

Di lain sisi, ayah tiri Chloe, Louis Levesque yang merupakan Kepala Polisi di East Hastings dipusingkan dengan kasus yang menimpa anak tirinya dan pembobolan pondok liburan di pinggir hutan dan danau. Misteri aneh yang tidak terpecahkan dari pembobolan beberapa pondok ini adalah fakta bahwa tak satu barang pun yang hilang dari tempat kejadian perkara. Sampai pada suatu saat, ditemukan mayat bernama Stanley Meadows di jok depan mobil dalam sebuah garasi di pondok pinggir hutan. Setelah peristiwa tersebut, salah satu temannya pun bersikap aneh. Dan fakta-fakta pun mengikat berbagai peristiwa yang semestinya terpisah menjadi saling terkait. Siapakah orang yang membuat Chloe menjadi tertuduh atas perbuatan yang tidak dilakukannya di sekolah? Akankah terungkap kasus pembunuhan mayat di pondok pinggir hutan? Dan apakah kaitan antara berbagai kejadian yang menimpa Chloe di sekolah dengan penemuan mayat tersebut?

Novel ini saya pinjam di Perpustakaan Wilayah Aceh. Alasannya karena ingin beristirahat dari baca novel tebal dan beralih sesaat ke novel yang lebih tipis. Yah, selain itu juga karena kangen novel detektif. Hal menarik lainnya terletak di Covernya yang tertulis bahwa novel ini untuk remaja, cocok bangetlah buat saya. :D

Novel ini enak dibaca. Terjemahannya luwes dan aliran kata-katanya pun mudah dimengerti sehingga membuat saya yang baca “gak nyadar” ketika membalikkan setiap halamannya. Dalam satu hari, novel ini habis. Pengarangnya, Norah McClontock sangat pandai menggambarkan humor yang sedikit sarkastik dan terkadang betul-betul lucu.  Norah Mc Clontock pun sangat tepat dan cermat dalam menggambarkan tokoh utamanya, Chloe. Minimal bagi saya yang sudah baca, Chloe terasa begitu hidup dengan segala sikap dan alasan yang mendasarinya. Namun novel inipun tak lepas dari kekurangan. Kekurangan terbesar terletak pada dua hal. Pertama, kurang eratnya kaitan antara segala kejadian di Sekolah Chloe dengan peristiwa ditemukannya mayat dipinggir hutan. Kedua, Ending cerita yang sedikit mudah ditebak. Terlepas dari itu semua, bagi saya novel ini cukup asyik untuk dibaca. Oleh karena itu, untuk novel ini saya beri tiga setengah dari lima bintang. Selamat membaca.

No comments:

Post a comment